Bila
Bila suatu hari kau kehilanganku,
Lakukan apa yang terasa baik─bagimu,bagiku
Terus melangkahlah,
Tak perlu memandang masa kelam
Kau harus percaya,
Aku selalu meluangkan waktu,
Sekedar berjalan untuk menemukan dirimu di dalam pikiranku,
Mengulang lagu-lagu kesukaanmu
Karena aku seperti mendengar suaramu,
Masih tersimpan, kesenanganku
Memandang kamu yang dulu, di foto-foto kita yang kau hapus dari sosial media.
Tak lupa, aku menunggu senja
Kebiasaanku terduduk diam ditemani sehelai kertas dan seberkas tinta
Menuliskan kamu yang indah, seperti senja yang kunikmati sendiri
Aku mengingat baik senyummu.
Setiap kali aku merindukanmu,
Ada doa-doa baik kukirim pada Tuhan
Agar Ia menyampaikan dengan cara terbaikNya.
Bila suatu hari kau ingat aku,
Ingat sajalah.
Kumohon, hapus rasa kecewamu
Aku tidak ingin kau melihatku dengan rasa benci.
Maafkan aku, sampai detik ini
Belum berhasil bisa memahami perasaanmu.
Tetapi kau hebat,
Bisa mengerti mauku
Tanpa aku pun tahu.
Bila suatu hari kau menjalin hubungan baru,
Genggam ia yang kau pilih itu,
Seseorang yang menjadi alasanmu pergi meninggalkanku.
Karena ia yang bersamamu saat ini,
Pernah menjadi orang yang mencintaimu dari rasa sembunyi.
Bila suatu hari kau menemukanku,
Berbiasa sajalah.
Lukaku sudah terbuang lama-lama.
Tersenyumlah, karena itu awal bagi kita untuk memulai
Memulai hubungan baru,
Tanpa rasa cinta
Namun berdiri dari serakan luka-luka.
Jangan pergi meninggalkannya,
Jangan lakukan hal yang sama
Melukainya
Seperti yang kau lakukan terhadapku.
Aku tidak ingin jika mendengar kabarmu menyakiti lagi.
Jaga ia, seperti kau menjaga rahasia yang tersimpan paling jauh dari jiwamu sendiri.
Aku sudah bahagia
Dengan terbiasa sendiri,
Dengan luka yang tak mau pulih.
Biarlah, aku berbaring di atas rasa sedih
Meluapkan bagaimana pilunya,
Agar kau tak mengingatku
Saat sudah bersamanya.
Ada waktu dimana nanti kita akan bertemu, dengan membawa rasa cinta atau luka lama; itulah teka-tekinya.
Cinta selalu luka dan bahagia..
BalasHapusXan aku takkan lupa
BalasHapus