Mungkin Benar

Mungkin benar,

Dia mampu bersikap lebih dewasa, sedangkan aku masih bersifat kekanakan.
Dia terlahir sudah mempunyai segalanya: harta, tahta, rupa. Sedangkan aku dapat mempunyai seadanya, yang  kudapatkan sendiri dengan cara berjuang meneteskan peluh keringat dan melupakan rasa pegal yang hinggap di badan.
Dia selalu bisa membuatmu merasa nyaman, walau hanya dengan cara memandang diam-diam.
Tidak seperti aku, yang berada di sampingmu. Untuk menyayangimu, namun enggan kau toleh.
dan masih banyak hal lain, yang mampu membuatmu tega menyakitiku perlahan.
Bukan keahlianku menilai seseorang. Tetapi aku cukup sadar diri untuk menjadikanmu milikku.

Entah sampai kapan kamu akan terus berlari, mengejar dia yang terlihat sempurna di matamu.
Lalu aku hanyalah seonggok perempuan  manja, penakut dan pembawa risau di dadamu.


Mungkin benar,

Melupakanku adalah keputusan yang baik, tentang cara Tuhan agar mengajarimu cara berpikir bahwa aku tidaklah baik untuk bersamamu, hari ini dan selamanya.
Aku bukan perempuan yang mudah mendapatkan keinginan, berbeda denganmu, dia.

Dan kamu akan mewujudkan mimpi-mimpi indah ketika telah berhasil melukaiku, meninggalkanku yang tengah merawat sedih dalam tubuhku. Merasakan bahagia, bahwa kamu telah berhasil menemukan seseorang yang lebih berarti dalam hidupmu.

Hati ini masih punya hati,
Jiwa ini masih punya jiwa
dan perasaanku masih punya warasnya.

Setidaknya aku pernah dicintai olehmu, walau sebatas kepura-puraan. Meski bahagia yang kau tawarkan adalah kesenangan belaka. Meski perhatianmu adalah dalih agar aku tak menaruh curiga.

Cukup, aku saja yang "pernah" kamu lukai.


Terima kasih atas waktumu yang ada di masa lalu,
Karena aku sudah yakin
Bila hari ini kau tak meninggalkan
Aku tak akan menjadi kuat seperti ini

Aku percaya, entah kapan dan dimana
Seseorang datang membawa bahagia
Dengan segenap hatinya ada
Memberiku jiwa, dan hidupnya 

Di waktunya pula,
Kebahagiaan kita tak lagi sama
Rindu kita tak lagi sama
Cerita kita tak lagi sama

Dan pada akhirnya, kita akan terlupakan oleh banyak hal baru
Dan pada tangan Tuhan, kenangan ialah sebuah pesan
Bahwa cinta semestinya tak diberi kesenangan saja
Kesedihan ialah perjalanan untuk tumbuh mendewasakan.



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tak Ada Tempat Sembunyi

Bukan Tentang Siapa

Sebab, Aku Pasrah